A Touch of Gudangan

Huhuuyy…keren beud pake kasih judul A Touch of Gudangan segala πŸ˜‰Β  Tentunya sudah pada kenal kan ya dengan makanan gaul yang satu ini πŸ™‚

gudangan
The Real Gudangan

The real gudangan? emang ada ya yang enggak real? Ada donk, yang cuma membayangkan plus ngiler sambil ngeliat foto gudanganku yang enaknya top markotop ini πŸ˜€ *kagak boleh sensi πŸ˜‰

Ada banyak nama untuk jenis makanan yang satu ini. Gudangan itu ya sama saja dengan urap. Kalau terancam / cerancam? Beda lagi itu. Terancam tuh sayurannya mentah semua, sedangkan gudangan ini sayurnya sudah dimasak dahulu baru dicampurkan dengan bumbu kelapanya itu.

Bagaimana resep gudangan itu? Ahoooyy… wrong address, Sir / Madam (pake logat Jawa medok). Silakan berburu resepnya ya, ntar kasih tau aku hohohooo… Nih gudangan kubeli di warung depan kantor kok. Meskipun sederhana, sayuran yang satu ini luar biasa nikmat. Nggak percaya, silakan makan nasi padang, gulai, opor, dan sayur bersantan lainnya sebelum menyantap gudangan yang super duper humble ini πŸ˜‰Β  Nikmatnya tiada banding tiada tanding deh nantinya *rumus apaan sih ini πŸ™‚

kenikir
kenikir in the gudangan

Yang paling spesial dari gudangan itu ya Kenikir, jenis daun / sayur yang biasa digunakan dalam komposisi gudangan / urap maupun pecel. Beraroma wangi dan rasanya agak sengir.Β  Belum lengkaplah a touch of gudangan kalau tidak ada kenikirnya πŸ˜‰

Berbeda dengan pecel yang sambalnya terbuat dari olahan kacang, gudangan menggunakan sambal berbahan parutan kelapa.

sambal gudangan
bumbu kelapa khas gudangan

Lantas, apa pasangan gudangan ini agar lebih maknyus rasanya? Yang paling top memang rempeyek teri. Sayangnya daku tak doyan yang beraroma amis begitu, so kali ini cukup rempeyek kacang saja ya.

rempeyek kacang
gudangan plus rempeyek kacang

Dimanakah bisa didapatkan gudangan yang sambalnya mantap, terasa ‘cubitan’ daun jeruk di dalamnya itu? Tak ada restoran khusus yang menjualnya sih. Malah lebih seringnya makanan rakyat ini bisa didapatkan di warung makan yang tak jelas kadar higienisnya. So, buat para jajaners, siapkan ketahanan lambung dan iman ya hehehee… Bila ingin lebih aman ya tentunya masak sendiri lah solusinya. Solusi yang membuatku sedikit was-was, kalau nanti aku masak sendiri a touch of gudangannya apa malah enggak jadi a touch of gadungan? πŸ™‚

Advertisements

23 thoughts on “A Touch of Gudangan

  1. Mak Kenikir itu yang ijo apa yang merah..ooo klo merah kecombrang ya? klo di Cilacap khasnya urap pake kecombrang.

    Kenikir itu yg ijo, Mak Astin. Nah, klo kecombrang setauku untuk campuran Megono, another yummy urap in the world πŸ˜‰

  2. saya termasuk anti makan gudangan seperti ini.. merasa mau muntah jika mencoba memakannya padahal orang jawa sendiri hehehe

    Waduh, bahaya dong mas klo gak doyan gudangan, bagaimana nanti masa depan gudangan menghadapi era global heheheee…

  3. Ya ampuuuunnnnn……aku jadi inget masa kecil mak. Bareng temen2 mengaji dulu. Kalau ada yang ulang tahun, pasti orang tuanya bakal bikinin rawon di nampan bundar besar buat dimakan anak-anak ngaji. Didoain dulu sebelumnya. Jadi kangeeennnn….

    Lho, koq jadi rawon sih? *bingung πŸ™‚

  4. jai laperrrrrrrrrr..belum masakkkkk,okey,masak gudangan ah…nek jombang jeneng’e urap mbk πŸ˜€

    Iya Mba Is, gudangan ki ya urap iku πŸ˜‰ Ayo ndang masak gudangan ya πŸ™‚

  5. baru tahu urap disebut Gudangan, dan juga baru denger Gudangan. saya suka urap dan memang cocok banget jadi menu food combining ya

    Gudangan atau urap itu semacam makanan legendaris ya hihiii… Tak lekang oleh jaman πŸ˜€

  6. Gak sopan. Dari kemarin gak mau mampir gak mau komen tapi hari ini mampir. Makin kesal soslnya lapppppaaaaarrrrrr. Tanggung jawab dong.

    yuuukk… daku kriyuks rempeyeknya dulu ya Mak Icha πŸ˜‰ enak loh, siniiii…

  7. Suka banget urap…bumbunya gampang polll kok….dimkn dg apa sj…top markotop…jos gandoss….

    Aih, jadi malu sama Mak Irowati yg jago masak hihiiii.. klo saya cuma bisa beli πŸ˜€

  8. di tempatku kadang disebut urap, kadang disebut krawu mbak πŸ˜€ , selalu ada di slametan untuk piton2 bayi, pindahan/mbangun rumah, wetonan, lahiran bayi dll hahaha
    dulu pas masih di rumah, gak pernah suka. Begitu icip yang ala Semarangan, jadi suka, karena bumbunya dominan manis sementara kalau di rumah dominan pedas asin *banyangin sendiri yak* πŸ˜†

    Mau manis ataupun pedas asin, pokoknya sluuurrpp lah πŸ˜€

hayuukk icip-icip dulu via komen ya :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s